RADARSOLO.COM – Dinas Pertanian dan Perikanan (Disnakkan) Sukoharjo kebut pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK). Salah satunya melalui program vaksinasi PMK nasional periode kedua. Petugas disnakkan kembali turun ke lapangan melakukan vaksinasi masal, salah satunya di Kecamatan Polokarto.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disnakkan Sukoharjo Arif Rahmanto menjelaskan, vaksinasi merupakan lanjutan dari program nasional yang sudah dimulai sejak awal tahun. Kota Makmur mendapat jatah vaksin sebanyak 3.800 dosis pada periode pertama. Disusul 3.800 dosis pada periode kedua yang kini sedang berjalan.
“Program vaksinasi PMK ini menyasar seluruh wilayah di Kabupaten Sukoharjo. Tujuannya untuk memberikan kekebalan pada hewan ternak, khususnya sapi, kambing, dan domba, sehingga terhindar dari ancaman wabah PMK,” kata Arif, Kamis (2/10).
Selain vaksinasi, petugas di lapangan juga memberikan vitamin kepada ternak untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.
“Kami tidak hanya fokus pada vaksinasi, tetapi juga memastikan ternak tetap sehat dan produktif melalui pemberian vitamin,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Polokarto Suharno mengapresiasi perhatian pemerintah melalui disnakkan yang rutin memberikan vaksin PMK. Menurutnya, langkah ini sangat membantu peternak untuk menjaga kesehatan hewan.
“Setidaknya sudah 200 ekor kambing di wilayah kami yang divaksin PMK. Hari ini (kemarin) dilanjutkan vaksinasi untuk sapi. Selain vaksin, ternak juga mendapatkan vitamin sehingga kondisinya tetap prima,” ujar Suharno.
Suharno berharap vaksinasi terus dilakukan secara berkelanjutan. Mengingat kesehatan ternak menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas peternakan warga.
“Langkah preventif ini diharapkan mampu menekan risiko penyebaran PMK. Sebab wabah PMK menyebabkan kerugian ekonomi besar bagi para peternak,” bebernya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto