RADARSOLO.COM – Polres Sukoharjo mengubah paradigma pelayanan publik di lingkungan kepolisian, dengan mengadopsi konsep ala perbankan yang ramah, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Diwujudkan melalui Forum Belajar “Office Service” bersama Bank Mandiri di Ruang Vicon Polres Sukoharjo, Rabu (15/10).
Forum diikuti Wakapolres Kompol Pariastutik, Kabag SDM Kompol Titis Tiswati, Kasi Keu Iptu Erwhin Budy, dan KBO Satnarkoba Iptu Endro Cahyono. Hadir pula Kepala Bank Mandiri KCP Solo Baru Angelina In Dharani, beserta tim layanan profesional dari cabang Solo dan Solo Baru.
Forum menghadirkan dua narasumber, yakni Marcelia Noorsyahwi Balamapa dari GVI Bank Mandiri KCP Solo dan Niki Indriani Asikin dari Bank Mandiri KCP Solo Baru. Mereka memaparkan cara membangun pelayanan yang ramah, efektif, dan berkesan positif bagi masyarakat.
Marcelia menjelaskan, pelayanan yang baik tidak hanya soal prosedur cepat atau ketepatan data, tetapi juga bagaimana membangun first impression yang kuat dan humanis.
“Dalam dunia layanan publik, kesan pertama terbentuk dalam hitungan detik. Dari cara berpakaian, ekspresi wajah, hingga intonasi suara, semuanya membentuk citra profesional yang langsung memengaruhi kepercayaan masyarakat,” terangnya di hadapan peserta.
Menurutnya, citra profesional dan keramahan menjadi dua kunci utama yang dapat mengubah persepsi publik terhadap institusi kepolisian. Oleh karena itu, setiap petugas harus memahami pentingnya komunikasi nonverbal, menjaga kontak mata, serta menunjukkan empati dalam setiap interaksi.
Sementara itu, Niki Indriani Asikin menekankan pentingnya keterampilan komunikasi yang efektif dan konsisten. Ia memperkenalkan konsep ARE-PRO — Accessibility, Responsiveness, Empathy, Probing, Resolution, dan Offer Additional Value — sebagai formula untuk menghadapi masyarakat yang datang dengan beragam karakter dan kebutuhan.
“Petugas publik harus bisa mendengar dengan empati, cepat tanggap terhadap keluhan, dan memberikan solusi yang menenangkan. Inilah pendekatan pelayanan yang selama ini berhasil diterapkan di dunia perbankan,” jelasnya.
Selain itu, peserta forum juga dibekali tentang etika berpenampilan profesional. Penampilan rapi, sikap tegap, serta senyum yang tulus dinilai dapat memperkuat citra Polres Sukoharjo sebagai lembaga yang kredibel dan humanis.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo melalui Wakapolres Sukoharjo Kompol Pariastutik mengapresiasi kolaborasi dengan Bank Mandiri, yang telah membuka ruang pembelajaran lintas profesi ini. Ia menilai, pelatihan semacam ini menjadi langkah penting dalam memperkuat transformasi budaya kerja di lingkungan Polri.
“Pelayanan publik saat ini menuntut pendekatan yang lebih manusiawi. Kita belajar banyak dari dunia perbankan, bagaimana membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang sopan, cepat, dan solutif,” ujar Pariastutik.
Ia menambahkan, Polres Sukoharjo berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai service excellent dalam seluruh lini pelayanan, baik di bagian administrasi, pelayanan lalu lintas, maupun fungsi-fungsi lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat datang ke kantor polisi dengan rasa nyaman, bukan canggung atau takut. Konsep pelayanan ramah seperti perbankan ini menjadi inspirasi kami untuk terus berbenah,” tegasnya. (kwl/fer)
Editor : Tri wahyu Cahyono