Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Puncak Arus Mudik Diprediksi 14-18 Maret, Pengamanan Di Sukoharjo Terjunkan 937 Personel Gabungan

Iwan Kawul • Jumat, 13 Maret 2026 | 11:49 WIB

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo beri arahan dalam Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Candi 2026 yang digelar di Mapolres Sukoharjo.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo beri arahan dalam Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Candi 2026 yang digelar di Mapolres Sukoharjo.

RADARSOLO.COM – Puncak arus mudik Lebaran di Sukoharjo diprediksi tiba pada 14-18 Maret 2026.

Kemudian puncak arus balik Lebaran pada 24-28 Maret 2026.

Demi kelancaran arus mudik dan balik Lebaran, diterjunkan 937 personel gabungan. 

Hal ini ditegaskan Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, dalam Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Candi 2026 di Mapolres Sukoharjo.

Latpraops dipimpin kapolres, didampingi Wakapolres Sukoharjo AKBP Pariastutik, para pejabat utama, kapolsek jajaran, serta personel yang terlibat dalam operasi.

Anggaito menjelaskan, Latpraops merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan personel sebelum Operasi Ketupat Candi 2026 digelar.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh personel diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai pola pengamanan, terutama menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat Lebaran.

“Sehingga pengamanan arus mudik hingga perayaan Idul Fitri berjalan maksimal, dan masyarakat merasa aman serta nyaman,” ujar Anggaito.

Di sisi lain, kecanggihan teknologi digunakan untuk membantu kelancaran arus mudik.

Salah satunya melalui sosialisasi aplikasi Chat Polantas Jateng, yang menyediakan informasi lalu lintas secara real-time.

“Aplikasi ini membantu masyarakat memantau kondisi lalu lintas dan memilih jalur perjalanan yang aman. Saya minta seluruh mapolsek ikut menyosialisasikan kepada masyarakat,” tandas Anggaito.

Kabag Ops Polres Sukoharjo Kompol Yulianto menambahkan, pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026 akan melibatkan 937 personel.

Rinciannya, 623 personel dari Polri dan 314 personel dari berbagai instansi terkait.

Mereka akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan dan titik rawan kemacetan.

Tiga pos pengamanan utama yang disiapkan yakni Pospam Simpang Lima Sukoharjo, Pospam Pandawa Solo Baru, serta Pospam Terminal Lama Kartasura.

Selain itu, sejumlah simpul lalu lintas yang kerap padat saat musim mudik juga menjadi perhatian khusus.

Di antaranya kawasan Tugu Kartasura, Simpang Sanggung, Simpang Empat Kartasura, hingga kawasan Transmart Kartasura yang menjadi jalur pertemuan kendaraan dari berbagai arah.

Mengantisipasi kepadatan kendaraan, Satlantas Polres Sukoharjo juga menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas.

Salah satunya dengan menerapkan sistem delay atau penundaan arus di beberapa titik strategis, seperti Simpang Tiga Ngasem Kartasura, Kota Sukoharjo, dan kawasan Solo Baru.

“Kami sudah memetakan titik-titik yang berpotensi padat. Jika terjadi lonjakan kendaraan, akan diterapkan rekayasa lalu lintas termasuk sistem delay agar arus tetap terkendali,” jelasnya.

Selain itu, operasi ini juga difokuskan pada pengamanan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kerap muncul menjelang Lebaran.

Di antaranya aksi balap liar, penggunaan knalpot tidak standar, hingga peredaran minuman keras.

Kasat Intelkam Polres Sukoharjo AKP Arwan Nursyamhadi menyampaikan, secara umum kondisi keamanan dan situasi sosial politik di Kabupaten Sukoharjo masih relatif kondusif.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pemantauan terhadap potensi kerawanan yang bisa muncul, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri.

Pengamanan juga mencakup berbagai objek vital dan lokasi keramaian, mulai dari terminal, stasiun, pusat perbelanjaan, objek wisata, tempat ibadah, hingga lokasi pelaksanaan salat Id di 12 kecamatan di Sukoharjo.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Pos Terpadu dan Pospam Operasi Ketupat Candi 2026 juga dilengkapi berbagai fasilitas bagi pemudik.

Di antaranya ruang istirahat berpendingin udara, wifi gratis, charging station, layanan kesehatan gratis, bengkel mobile, hingga area bermain anak. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#polres sukoharjo #Pengamanan arus mudik Sukoharjo #Pengamanan lebaran Sukoharjo #Latpraops Keselamatan Candi 2026 #Latpraops ketupat candi 2026 #arus mudik lebaran #arus balik lebaran