Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Masjid Raya Sheikh Zayed Jadi Magnet Wisata Religi di Kota Solo, Dipadati Hingga 17 Ribu Jamaah Per Hari

Mannisa Elfira • Kamis, 3 April 2025 | 22:17 WIB
Kolase foto suasana Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Kamis (3/4/2025). Masjid bergaya Timur Tengah ini  menerima kedatangan sekitar 15.000 hingga 17.000 jamaah.
Kolase foto suasana Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Kamis (3/4/2025). Masjid bergaya Timur Tengah ini menerima kedatangan sekitar 15.000 hingga 17.000 jamaah.

RADARSOLO.COM – Masjid Raya Sheikh Zayed Solo mencatat lonjakan pengunjung yang signifikan pasca-Lebaran.

Setiap harinya, sekitar 15-17 ribu jamaah memadati masjid megah bergaya Timur Tengah dan dipadu ornamen khas nusantara ini.

Berdasarkan pantauan di lapangan, para jamaah memadati hampir seluruh titik di Masjid Zayed.

Mulai dari kawasan luar, selasar masjid, pinggir-pinggir kolam, pelataran tengah. Begitu pula dengan ruang salat. Bahkan tangga tempat wudhu saja dipadati orang hingga berdesakan.

Salah satu pengunjung dari Kalimantan Tengah, Fenny Fadya mengaku terkesima dengan kemegahan dan keindahan Masjid Zayed. Perempuan berusia 22 tahun ini berkunjung bersama sang ayah.

"Kami mudik dari Kalimantan Tengah ke tempat nenek di Klaten. Kami sengaja ke Solo untuk jalan-jalan saja. Ini kami baru saja datang," ujar Fenny kepada RadarSolo.com.

Fenny mengaku, ini kali pertamanya datang ke Masjid Zayed. Awalnya dia hanya menuruti keinginan sang ayah untuk mengunjungi replika Grand Mosque di Abu Dhabi ini.

"MasyaAllah besar banget. Tidak nyangka kalau bakal seramai ini. Nanti pengen salat di dalem, pengen ngerasain kayak gimana. Ini kami baru jalan-jalan di bagian luarnya," lanjut Fenny.

Sementara itu, Direktur Operasional Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Munajat mengatakan jumlah pengunjung sudah meningkat sejak lima hari menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Munajat menyebutkan, lonjakan jamaah tampaknya berasal dari pemudik yang datang ke Kota Bengawan.

"Setelah lebaran juga sama ramainya, penuh. Sehari sekitar 15-17 ribu jamaah yang datang. Hampir sama dengan tahun lalu (saat Lebaran)," sebut Munajat.

Di tengah masyarakat yang ramai berbondong-bondong datang, Masjid Zayed telah menyiapkan beberapa hal khusus untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Termasuk perihal kebersihan dan keamanan.

"Sampai sekitar tanggal 8-9 (April) kami lakukan antisipasi dengan aparat, pengurus internal. Kalau (hari) biasanya (ramai) di waktu tertentu, seperti waktu mau Dzuhur, menjelang Magrib, tapi sekarang sejak pagi mengalir terus (pengunjungnya)," ucapnya.

"Kami antisipasi masalah keamanan, kalau kaya gini kan rawan. Jadi keamanan kami minta penebalan dari aparat, terutama ketika mau masuk, karena tidak ada CCTV pas mau masuk. Kalau pas masuk ada CCTV, tapi copet sekarang pintar. Kami selalu mengarahkan dan mengingatkan untuk menjaga barang berharga," lanjutnya. (nis)

Editor : Damianus Bram
#pengunjung #solo #Masjid Zayed #Wisata Religi #Masjid Raya Sheikh Zayed