Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

MPLS di SMKN 2 Wonogiri: Diisi Materi Kebangsaan dan Tertib Lalu Lintas

Damianus Bram • Rabu, 13 Juli 2022 | 16:00 WIB
BERKOMPETEN: Jajaran Polres Wonogiri beri materi saat MPLS di SMKN 2 Wonogiri, Selasa (12/7). (IWAN ADI/RADAR SOLO)
BERKOMPETEN: Jajaran Polres Wonogiri beri materi saat MPLS di SMKN 2 Wonogiri, Selasa (12/7). (IWAN ADI/RADAR SOLO)
WONOGIRI – Tercatat 576 siswa baru kelas X, mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) yang digelar SMKN 2 Wonogiri selama tiga hari, Senin-Rabu (11-13). Berasal dari empat kompetensi keahlian atau jurusan. Rinciannya, dua rombongan belajar (rombel) Teknik Elektro atau Mekatronika, enam rombel Teknik Otomotif, empat rombel Teknik Pemesinan, serta empat rombel Desain Pemodelan dan Gambar Bangunan.

“Satu rombel diisi 36 siswa. Mereka lolos PPDB (penerimaan peserta didik baru) online dari tiga jalur. Mulai dari jalur domisili, afirmasi, dan prestasi,” terang Waka Kesiswaan SMKN 2 Wonogiri Sapar, kemarin (12/7).

Selama MPLS, siswa baru dikenalkan berbagai ekstrakurikuler yang ada. Termasuk menanamkan wawasan kebangsaan, dengan pemateri dari jajaran Kodim 0728/Wonogiri. Serta penanaman akhlak, budaya berlalu lintas, dan materi terkait kenakalan remaja dari jajaran Polres Wonogiri.

“Ada juga edukasi terkait bahaya pornografi, narkotika, psikotropika, dan penyakit dari UPTD Puskesmas Wonogiri I. Jadi kami menghadirkan narasumber yang benar-benar berkompeten di bidangnya,” imbuh Sapar.

Siswa baru juga dikenalkan sarana-prasarana (sarpras) di SMKN 2 Wonogiri. “Semoga MPLS ini membuat anak-anak cepat beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Ada perubahan mindset ke arahg pemikiran kritis. Termasuk membangun fisik dan psikisnya.

Waka Bidang Sarpras dan Ketenagaan SMKN 2 Wonogiri Slamet menambahkan, tahun lalu ada program teaching factory di jurusan Teknik Elektro atau Mekatronika.

“Tujuannya memberdayakan siswa. Selain itu, siswa juga praktik di situ. Produk yang dibuat, sangat dibutuhkan masyarakat. Misalnya running text hingga videotron,” jelasnya.

Sementara itu, tahun ini, SMKN 2 Wonogiri ditunjuk sebagai SMK Pusat Keunggulan (PK) oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi. Ada tiga program yang dijalankan. Mulai dari program non-fisik, fisik, hingga pengadaan alat untuk kompetensi Mekatronika.

“Semoga semua program punya teaching factory. Karena bisa membantu pembelajaran praktik siswa,” harapnya. (al/fer) Editor : Damianus Bram
#MPLS SMKN 2 Wonogiri #Polres Wonogiri #SMK Pusat Keunggulan #smkn 2 wonogiri