Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Honorer di Wonogiri yang Belum Masuk Database BKN Ketir-ketir meskipun Masih Gajian

Iwan Adi Luhung • Sabtu, 8 Februari 2025 | 00:27 WIB
Ilustrasi honorer.
Ilustrasi honorer.

RADARSOLO.COM- Mencuat kabar soal dirumahkannya tenaga honorer di sejumlah daerah.

Hal itu memunculkan keresahan bagi pegawai honorer di lingkungan Pemkab Wonogiri.

Di Wonogiri, pemkab telah menyisir tenaga honorer yang belum masuk database Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan mengabdi kurang dari dua tahun.

Pemkab Wonogiri masih mencari jalan tengah atas kepastian nasib para tenaga honorer itu.

Salah satu tenaga honorer di lingkungan Pemkab Wonogiri mengaku resah dengan adanya informasi soal dirumahkannya tenaga honorer di wilayah lain.

"Sebagai pegawai honorer ya takut (dirumahkan). Harapannya kan kalau sudah mengabdi bertahun-tahun kemudian diangkat," ujar sumber radarsolo.com, Jumat (7/2/2025).

Honorer yang belum masuk data base BKN itu memuturkan, sangat berat jika dia akan dirumahkan.

Dampak itu akan lebih terasa bagi tenaga honorer yang sudah berusia di atas 30 tahun.

"Misal usianya lebih dari 30 tahun kan mesakne (kasihan) kalau tidak ada kejelasan. Cari pekerjaan juga sulit," beber dia.

Meski resah soal adanya kabar dirumahkannya tenaga honorer di wilayah lain, sumber radarsolo.com mengaku sudah memiliki rencana mencari pekerjaan lain.

"Mungkin bisa jadi jalan tengah (misal honorer dirumahkan)," katanya.

Lebih jauh, sumber itu menuturkan, gajinya sebagia honorer masih dibayarkan.

Baca Juga: Imbas Wacana Sub Pangkalan LPG 3 kg, Pemohon NIB di Sragen Melonjak sampai Server Lelet

Di lain sisi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Wonogiri masih mencari informasi soal tenaga honorer yang belum masuk database BKN.

Kepala BKPSDM Wonogiri Antonius Purnama Adi mengatakan, pihaknya mengikuti aturan dalam hal rekrutmen ASN.

Termasuk dalam hal pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Tahap 1 sudah, tahap 2 masih proses administrasi sampai tanggal 8 besok," kata dia.

Pria yang akrab disapa Anton menjelaskan, pihaknya telah menyisir tenaga honorer yang belum masuk data base dan bekerja kurang dari dua tahun.

Ada sekira 100 tenaga honorer yang belum masuk data base dan bekerja kurang dari dua tahun.

"Itu yang mengangkat kan OPD-OPD, kemarin kita memetakan. Pemkab akan mencarikan formulasi yang terbaik," beber dia.

Anton menuturkan, tenaga honorer yang sudah masuk di data base dan sudah bekerja lebih dari dua tahun bisa mengikuti seleksi PPPK.

Dia memastikan tenaga honorer di lingkungan Pemkab Wonogiri juga masih bekerja seperti biasa.

"Masih bekerja semua. Gajinya masih, bisa ditanyakan ke teman-teman. Yang jelas kita sudah petakan dan kita cari formulasinya," pungkas Anton. (al/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#dirumahkan #pemkab wonogiri #Database #BKN #honorer