RADARSOLO.COM-Paroki Santo Yohanes Rasul Wonogiri akan menggelar Visualisasi Jalan Salib di Gunung Gandul, Jumat (18/4/2025).
Kegiatan ini menjadi tradisi tahunan umat Katolik di Wonogiri yang bertujuan untuk mengenang dan merenungkan sengsara serta wafat Yesus Kristus.
Koordinator teknis visualisasi Jalan Salib Kristoforus Ivan Pramudya Wardhana mengatakan, acara ini telah dipersiapkan dengan matang sejak 1,5 bulan lalu.
Termasuk latihan dan gladi yang telah dilakukan, Minggu (13/4/2025).
Tahun ini, panitia akan menampilkan tablo atau peraga sebagai bagian dari prosesi.
"Jalan Salib merupakan tradisi bagi umat Katolik di Wonogiri. Tahun ini, kita akan mengusung tema 'Siapakah yang Kamu Cari?' dan kembali menggandeng visualisasi yang lebih mendalam," ujar Ivan, Kamis (17/4/2025).
Umat yang mengikuti prosesi Jalan Salib akan berjalan kaki sejauh 3 kilometer.
Dimulai dari kaki Gunung Gandul hingga menuju lokasi penyaliban.
"Persiapan teknis, termasuk koordinasi dengan Perhutani, Pemkab Wonogiri, serta masyarakat setempat, sudah berjalan lancar," kata Ivan.
Kegiatan ini diperkirakan dipadati jemaat dari luar Wonogiri.
"Kita sudah mengunggah informasi ini di media sosial, dan ternyata banyak yang tertarik. Selain umat dari Wonogiri, umat dari daerah lain juga mengungkapkan minatnya untuk ikut serta," papar Ivan.
Visualisasi Jalan Salib 2025 akan melibatkan 14 titik pemberhentian, dengan 7 titik di antaranya terletak di sepanjang perjalanan menuju titik penyaliban.
Di setiap titik pemberhentian, umat akan merenungkan peristiwa dalam perjalanan sengsara Yesus dan bersama-sama berdoa.
"Kami terbuka bagi umat dari wilayah lain yang ingin bergabung. Setiap titik akan diisi dengan doa dan refleksi, yang diharapkan dapat memperdalam makna prosesi ini bagi semua peserta," pungkas Ivan. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono