RADARSOLO.COM-Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) PDM Kaliancar di Kecamatan Selogiri, Wonogiri, berhenti sementara mulai Rabu (11/3/2026).
Mandeknya distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPT setempat disinyalir akibat adanya kendala teknis dalam pencairan dana Bantuan Pemerintah (Banper).
Kabar penghentian operasional ini pertama kali mencuat dan beredar luas di berbagai platform media sosial.
Berdasarkan gambar tangkapan layar berisi keterangan resmi yang diterima oleh radarsolo.jawapos.com, pihak pengelola SPPG menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas berhentinya layanan tersebut.
"Kami mohon maaf atas kondisi ini. Semoga dapur MBG/SPPG Wonogiri Selogiri Kaliancar dapat segera beroperasi kembali dan menyiapkan menu yang lebih baik serta variatif," tulis keterangan dalam gambar tersebut.
Dari hasil penelusuran lebih lanjut, akun TikTok @sppgbrumbungslg juga kedapatan mengunggah video pengumuman terkait berhentinya operasional dapur pembuat makanan siswa tersebut.
Alasan utama yang diungkapkan di dalam video pun serupa, yakni imbas terkendalanya proses pencairan dana Banper.
Dikonfirmasi secara terpisah, Koordinator Wilayah (Korwil) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kabupaten Wonogiri Pandri Prabowo membenarkan kabar berhentinya operasional SPPG Kaliancar.
Ia menjelaskan, kendala teknis pencairan dana yang membuat dapur tak bisa berbelanja bahan baku bermula dari adanya proses migrasi rekening perbankan.
"Betul, Mas. Hal itu terjadi karena ada pergantian Virtual Account (VA) dari Bank BRI ke BNI," ungkap Pandri. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono