Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Akan Dibangun SMK Negeri, Pemkab Wonogiri Siapkan Rp4 Miliar untuk Bebaskan Lahan di Karangtengah

Iwan Adi Luhung • Selasa, 12 Mei 2026 | 11:46 WIB
Pengecekan lahan yang akan digunakan untuk gedung sekolah di Karangtengah tahun lalu. (ISTIMEWA)
Pengecekan lahan yang akan digunakan untuk gedung sekolah di Karangtengah tahun lalu. (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM - Pemkab Wonogiri mengalokasikan Rp4 miliar melalui APBD 2026 untuk membebaskan lahan yang akan dibangun gedung SMK Negeri di Kecamatan Karangtengah.

Namun, pembangunan fisik sekolah dipastikan belum akan terlaksana di tahun ini. Sebab masih fokus pada proses pembebasan lahan.

Diketahui, Desa Ngambarsari ditetapkan sebagai calon lokasi sekolah vokasi pertama di Kecamatan Karangtengah untuk menghapus status blank spot pendidikan menengah atas di wilayah tersebut.

Baca Juga: Kata Dandim Wonogiri soal Motor Roda Tiga KDKMP Sukoharjo Wonogiri yang Nyungsep ke Tegalan Usai Dibagikan: Remnya Blong

Tokoh masyarakat Karangtengah sekaligus anggota DPRD Wonogiri Supriyanto mengatakan, sudah disiapkan anggaran Rp4 miliar untuk pembebasan lahan milik warga seluas sekitar 3,6 hektare.

Dari total sembilan petak lahan yang direncanakan, delapan di antaranya disebut telah mencapai kesepakatan dengan nilai ganti untung Rp100 ribu per meter persegi.

"Saat ini tinggal satu petak lahan yang masih dalam proses negosiasi harga. Pemkab Wonogiri berwenang dalam penyediaan lahan, sementara pembangunan fisik nantinya merupakan ranah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah," ujar Supriyanto.

Dia menegaskan pembangunan gedung sekolah belum memungkinkan dilakukan pada tahun ini.

Sebab, imbuh pria yang akrab disapa Supri itu, Pemkab kini mengejar percepatan penyelesaian pembebasan lahan agar aset tersebut bisa segera diserahkan kepada Pemprov Jawa Tengah.

"Tahun ini fokusnya ganti untung lahan. Jadi pembangunan sekolah belum bisa dilakukan tahun ini. Harapan kami, tahun depan (2027) Pemprov sudah bisa mulai membangun setelah administrasi lahan tuntas," paoar Supri.

Baca Juga: Baru Dibagikan, Kendaraan Roda Tiga KDKMP Desa Sukoharjo Wonogiri Nyungsep di Tegalan, Kades: Pengendara Belum Mahir Kendarai Roda Tiga

Menurut dia, hadirnya SMK negeri di Karangtengah diharapkan mampu mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat setempat. 

Selama ini, keterbatasan akses pendidikan menengah atas membuat sebagian lulusan SMP di wilayah tersebut tidak melanjutkan pendidikan maupun belum memiliki keterampilan vokasi yang memadai.

Dia juga mengusulkan agar SMK itu membuka jurusan pertanian modern yang dinilai sesuai dengan potensi wilayah Karangtengah.

Kecamatan setempat dikenal memiliki komoditas unggulan perkebunan seperti durian, alpukat, hingga cengkih.

"Kami ingin sekolah ini melahirkan generasi penerus petani milenial yang terampil. Lulusannya nanti bisa memajukan ekosistem pertanian lokal, apalagi lokasi sekolah memang dekat dengan area perkebunan rakyat," pungkas Supri. (al)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#smk negeri di karangtengah wonogiri #anggaran pembangunan smk negeri di karangtengah wonogiri #pembebasan lahan #pemkab wonogiri