RADARSOLO.COM - Kekuatan skuad senior Timnas Indonesia akhirnya semakin lengkap dan kuat. Maarten Paes, resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah melakukan pengambilan sumpah di Jakarta, Selasa (30/4/2024).
Sumpah yang dilakukan Maarten Paes dilakukan di Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham DKI Jakarta dan dipimpin kepala kantor wilayah R. Andika Dwi Prasetya.
Kehadiran Maarten Paes tentu membuat posisi kiper timnas jadi semakin ketat persaingannya. Kiper lokal Ernando Ari, hingga Nadeo mendapat saingan untuk merebut posisi inti di skuad timnas senior.
Maarten Paes kini berusia 25 tahun, dia kelahiran Kota Nijmegen, Belanda, 14 Mei 1998 silam. Tingginya sekitar 1,92 meter.
Bicara karir, ternyata perjalanan Maarten Paes cukup panjang. Dia memulainya saat jadi pemain junior di tim VV Union Youth pada 2012, lalu pindah ke NEC Youth (2012-2018).
Maarten Paes akhirnya mumutuskan pindah lagi ke FC Utrecht. Mulai dari main di klub U-21 tim ini, lalu dipromosikan ke tim senor di musim 2019.
FC Utecht lalu meminjamkannya ke FC Dallas dari 2022. Setelah itu dia akhirnya dibeli oleh Dallas permanen dan sejak 2022. kontraknya bersama tim ini akan berakhir 31 Desember 2025. Dia bersam FC Dallas tengah terjun di ajang Major league Soccer (kasta tertinggi di Liga Amerika Serikat).
Baca Juga: Maarten Paes Resmi Jadi WNI, Skuad Timnas Indonesia Bisa Semakin Matang
Di MLS grup Barat Dallas kini ada di posisi ke-12 dari 14 peserta. Maarten Paes sudah bermain sebanyak sembilan kali, gawangnya kebobolan 12 kali. Tim ini banyak bisa mendulang poin dari dua kemenangan dan dua kali seri. Sisanya lima pertandingan berakhir dengan kekalahan.
Hingga hari ini (30/4/2024) Maarten Paes total sudah bermain 79 kali bersama Dallas. Dia 87 kali kebobolan, dan 20 kali clean sheet.
Baca Juga: Beredar Kabar Emil Audero Mau Dinaturalisasi, Lalu Bagaimana dengan Nasib Maarten Paes?
Menariknya juga, dia ternyata pernah berseragam timnas Belanda junior. Dia membela Timnas Belanda U-19, dan menjalani debut pada 5 September 2016.
Dia bermain dua kali bersama Timnas Belanda U-19, pertama laga uji coba dan kualifikasi Piala Eropa U-21.
Dua tahun kemudian, tepatnya pada 6 September 2018 dia menjalani debut bersama Timnas Belanda U-20, dan di kelompok usia ini dia bermain dua kali di ajang Elite League U-21. Tepatnya saat seri 0-0 melawan Portugal U-20 (6/9/2018), dan menang 3-1 melawan Timnas Inggis U-20 (10/9/2018)
Sementara pada 2019 dia dipanggil bergabung dengan Timnas Belanda U-21, dan bermain sebagai enam kali.
Baca Juga: Naturalisasi Dipercepat, Calvin Verdonk dan Jens Raven Makin Dekat Menuju Skuad Timnas Indonesia
Dia bermain lima kali di ajang kualifikasi Piala Eropa U-21, dengan durasi bermain 450 menit, dan tiga kali kebobolan. Dia juga sempat sekali bermain fulltime dalam laga uji coba bersama Timnas Belanda U-21
Maarten Paes ternyata memiliki darah Indonesia dari sang nenek yang berasal dari Kota Pare, Kediri, Jawa Timur. Neneknya lahir pada 20 Maret 1940.
Di lain sisi, Maarten Paes mengatakan dirinya sangat senang menjadi WNI.
"Saya sangat bangga. Ini adalah momen besar (bersejarah) bagi saya. Momen yang membahagiakan untuk dibagi bersama masyarakat Indonesia, saya sangat bangga dan tidak sabar untuk memulai bermain (bersama timnas Indonesia), " kata Maarten Paes.
Baca Juga: Buka Pintu untuk Naturalisasi Emil Audero, Erick Thohir Minta Hapus Stigma Pemain Bayaran
Dia merupakan pemain naturalisasi rekomendasi Shin Tae Yong untuk memperkuat Timnas Indonesia. Dia menjalani proses naturalisasi bersama Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen pada awal Maret 2024.
Maarten Paes diharapkan dapat memperkuat timnas Indonesia saat melawan Irak (6 Juni) dan Filipina (11 Juni) pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Jakarta.
Baca Juga: PSSI Sedang Dekati Dua Pemain Naturalisasi untuk Ikut Gabung Skuad Garuda
"Semuanya sudah jelas untuk Juni nanti (Kualifikasi Piala Dunia 2026). Saya rasa bangsa ini layak untuk berada di Piala Dunia, dan itu adalah target utama saya, dan bermain sebanyak mungkin. Serta memberikan dampak (bagi timnas) di dalam dan di luar lapangan. Karena saya juga ingin menjadi contoh (teladan) bagi generasi yang lebih muda," tambahnya. (nik)